Perjalanan yang panjang dan menghasilkan buah yang begitu berharga bagi
gereja Tuhan yang berada di tanah papua secara khusus bagi gereja Tuhan yang
berada dalam naungan Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) sebab
dua misionaris yakni Erikson dan Tritt yang telah memberikan segalanya bagi
perkembangan gereja dengan cara MARTIR waktu dalam perjalanan untuk meninjau
suku-suku terasing yang belum pernah mendengar Injil Yesus Kristus telah
memberikan dampak yang positif besar karena dengan martirnya dua misionaris
muda yakni Walter John Erikson dan Edward Raymond Tritt di pedalaman kepala burung
Manokwari maka lahirlah Sekolah Tinggi Theologia Erikson-Tritt Manokwari.
Sekolah Tinggi Theologia Erikson-Tritt merupakan sekolah theologia tertua
yang berada di kota manokwari. Nama dari STT Erikson-Tritt tersebut
diambil dari dua nama yang telah Martir dan dipakai sebagai nama STT
Erikson-Tritt yang awalnya dimulai dengan nama Sekolah Alkitab Erikson-Tritt
manokwari (SAET) oleh Misi TEAM melalui konferensi tahunan Misi TEAM tahun 1958
dan ditetapkan Pdt. H. Lovestrand sebagai kepala sekolah. Tahun 1960 karena
Kel. Pdt H. Lovesttrand akan dipindahkan ke Kokonao maka Kepala Sekolah SAET
dipercayakan kepada Pdt. Ronald G. Hill.
Bulan Agustus 1965 Sekolah Alkitab Erikson-Tritt (SAET) harus ditutup oleh
karena keadaan politik yang tidak stabil dan dibuka kembali tahun 1966 dan
kepala sekolah dipercayakan kepada Ruben Ayomi.

